Memberi Penghargaan Kepada Mereka Sastrawan Indonesia.Sebagai Tifa Sastrawan Nusantara, yang kemilau diantara rimba dan pualam manikam bumi serta harumnya kembang setaman Nusantara.
Senin, 23 Desember 2013
Radhar Panca Dahana
Radhar Panca Dahana (lahir di Jakarta, 26 Maret 1965; umur 48 tahun) adalah sastrawan Indonesia. Ia menyelesaikan Program S1 Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Indonesia (1993) dan studi Sosiologi di Ecole des Hautes Etudes en Science Sociales, Paris, Perancis (2001).
Radhar memulai debut sebagai sastrawan sejak usia 10 tahun lewat cerpennya di Harian Kompas, "Tamu Tak Diundang". Lalu, menapak karier jurnalistik sebagai redaktur tamu malalah Kawanku (1977), reporter lepas hingga pemimpin redaksi di berbagai media seperti Hai, Kompas, Jakarta Jakarta, Vista TV, dan Indline.com. Kini, penjaga rubrik Gagasan di Harian Kompas dan pengajar di Universitas Indonesia. Karya :
Menjadi Manusia Indonesia (esai humaniora, 2002)
Lalu Batu (kumpulan sajak, 2003)
Jejak Posmodernisme (2004)
Cerita-cerita dari Negeri Asap (kumpulan cerpen, 2005)
Inikah Kita: Mozaik Manusia Indonesia (esai humaniora, 2006)
Dalam Sebotol Coklat Cair (esai sastra, 2007)
Metamorfosa Kosong (kumpulan drama, 2007).
Penghargaan :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar